Tangga merupakan elemen penting dalam bangunan bertingkat. Tidak hanya sebagai penghubung antar lantai, tangga juga memiliki peran estetika dan keamanan yang sangat vital. Salah satu jenis tangga yang paling banyak digunakan adalah tangga beton. Tangga ini terkenal karena kekuatannya, daya tahan jangka panjang, serta fleksibilitas desain yang bisa disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur. Namun, membangun tangga beton tidak bisa asal-asalan. Diperlukan perhitungan matang agar tangga kuat, nyaman digunakan, dan aman bagi semua penghuni rumah.
Dalam artikel ini kita akan membahas bagaimana cara bikin tangga beton sesuai perhitungan teknis. Mulai dari dasar perencanaan, ukuran ideal anak tangga, hingga tips-tips dalam pengecoran dan finishing. Bagi kamu yang sedang merancang rumah atau renovasi bangunan bertingkat, informasi ini sangat penting agar hasilnya optimal dan tidak membahayakan.
Kenapa Harus Tangga Beton
Sebelum masuk ke perhitungan dan cara membuatnya, mari kita bahas dulu kenapa banyak orang memilih tangga beton. Tangga jenis ini menawarkan banyak keunggulan dibandingkan dengan material lainnya seperti kayu atau besi.
Pertama, tangga beton sangat kuat dan kokoh. Cocok untuk penggunaan jangka panjang, terutama pada bangunan rumah tinggal, kantor, hingga gedung bertingkat. Tangga beton juga tidak mudah rusak oleh cuaca atau serangan rayap seperti halnya tangga kayu.
Kedua, tangga beton memiliki fleksibilitas desain. Kamu bisa menyesuaikan bentuk, ukuran, bahkan menambahkan finishing seperti keramik, granit, atau cat khusus agar terlihat lebih estetis.
Ketiga, dari segi keamanan, tangga beton memberikan rasa aman karena tidak mudah goyah. Dengan struktur yang permanen dan kuat, risiko keretakan atau pelapukan sangat minim, apalagi jika dibangun dengan perhitungan yang tepat.
Terakhir, tangga beton juga lebih mudah dirawat. Tidak memerlukan pengecatan ulang secara berkala seperti tangga besi. Inilah alasan kenapa KBA Renovasi sering merekomendasikan jenis tangga ini untuk klien yang ingin hasil tangguh dan elegan.
Komponen Utama Tangga Beton yang Harus Dipahami

Agar bisa membangun tangga beton sesuai perhitungan, kamu harus tahu dulu apa saja komponen penting yang menyusun sebuah tangga. Komponen ini akan memengaruhi ukuran, kenyamanan, dan kekuatan tangga secara keseluruhan.
1. Anak Tangga
Anak tangga adalah bagian yang diinjak langsung saat naik atau turun tangga. Ukuran anak tangga sangat memengaruhi kenyamanan pengguna. Anak tangga terdiri dari lebar injakan dan tinggi injakan. Inilah bagian paling penting yang akan kita hitung secara teknis nanti.
2. Ibu Tangga
Ibu tangga adalah balok utama yang menopang seluruh anak tangga. Ibu tangga harus dirancang kuat karena menerima beban dari anak tangga dan pengguna secara langsung. Posisi ibu tangga bisa berada di bawah atau di samping tangga.
3. Bordes
Bordes adalah area datar pada tangga yang biasanya digunakan sebagai tempat istirahat saat menaiki tangga panjang. Bordes juga membantu mengubah arah tangga, misalnya dari arah lurus menjadi memutar.
4. Pondasi
Pondasi di bagian bawah tangga penting untuk memastikan tangga tidak mengalami penurunan tanah atau retak. Pondasi tangga biasanya terhubung dengan pondasi bangunan secara keseluruhan.
5. Besi Tulangan
Besi tulangan digunakan untuk memperkuat struktur beton. Pemilihan diameter dan jarak besi yang tepat akan meningkatkan daya tahan tangga terhadap beban dan tekanan.
Memahami setiap bagian ini sangat penting agar kamu bisa membuat tangga beton yang fungsional sekaligus estetis.
Cara Menghitung Ukuran Tangga Beton dengan Tepat
Salah satu kunci sukses dalam pembuatan tangga beton adalah ukuran yang presisi. Tangga yang terlalu curam akan berbahaya, sedangkan yang terlalu landai akan memakan ruang terlalu banyak. Oleh karena itu, berikut ini cara menghitung tangga beton secara akurat.
Menentukan Tinggi dan Panjang Tangga
Langkah awal adalah mengetahui ketinggian antar lantai, misalnya dari lantai 1 ke lantai 2. Misalnya tinggi antar lantai adalah 3 meter atau 300 cm. Kemudian kamu harus menentukan panjang tangga atau ruang yang tersedia, misalnya 4 meter atau 400 cm.
Menghitung Jumlah Anak Tangga
Standar tinggi anak tangga yang nyaman berkisar antara 15 hingga 18 cm. Kita bisa membagi total tinggi dengan angka tersebut.
Misalnya tinggi lantai ke lantai 300 cm dibagi 17 cm akan menghasilkan sekitar 17.6. Maka jumlah anak tangga yang tepat adalah 18 buah dengan tinggi masing-masing sekitar 16.6 cm.
Menentukan Lebar Anak Tangga
Lebar atau panjang injakan anak tangga idealnya antara 25 hingga 30 cm. Semakin panjang lebar injakan, semakin nyaman digunakan. Kamu bisa sesuaikan dengan panjang ruang yang tersedia agar hasilnya proporsional.
Menggunakan Rumus Kenyamanan Tangga
Ada rumus yang biasa digunakan untuk memastikan tangga nyaman digunakan yaitu 2T + L = 60 sampai 65 cm. T adalah tinggi anak tangga dan L adalah panjang injakan. Jika tinggi 17 cm dan panjang injakan 28 cm maka 2×17 + 28 = 62 cm, sudah masuk dalam kisaran ideal.
Tambahkan Bordes jika Perlu
Jika jumlah anak tangga lebih dari 15 biasanya disarankan menambahkan bordes untuk mengurangi kelelahan saat naik. Bordes juga menambah keamanan jika terjadi hal tidak diinginkan.
Dengan perhitungan yang tepat, kamu tidak hanya mendapatkan tangga yang kuat, tapi juga aman dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.
Tips Teknis Saat Mengecor Tangga Beton
Setelah perhitungan selesai dan desain sudah siap, langkah selanjutnya adalah proses pengecoran. Ini adalah bagian krusial yang memerlukan ketelitian tinggi.
Gunakan Bekisting yang Kuat
Bekisting atau cetakan tangga harus benar-benar kokoh karena akan menahan beban beton basah. Pastikan bekisting tidak bocor dan memiliki bentuk sesuai dengan desain tangga yang diinginkan.
Campuran Beton Harus Ideal
Perbandingan campuran beton harus sesuai standar, biasanya 1 bagian semen, 2 bagian pasir, dan 3 bagian kerikil. Jangan lupa menambahkan air secukupnya agar beton tidak terlalu encer atau terlalu kental.
Gunakan Tulangan Sesuai Perhitungan
Letakkan besi tulangan sesuai desain struktur. Gunakan besi dengan diameter minimal 10 mm untuk anak tangga dan ibu tangga. Pastikan juga semua sambungan antar besi terikat dengan kawat baja agar kuat.
Proses Pengecoran Bertahap
Tuangkan beton secara bertahap dan padatkan setiap lapisan agar tidak ada rongga udara. Setelah semua selesai, permukaan bisa diratakan dengan sekop logam dan dibiarkan mengering minimal 28 hari.
Finishing yang Rapi
Setelah beton mengering, kamu bisa melapisinya dengan keramik, granit, atau hanya dilapisi cat khusus anti selip. Pastikan permukaan tangga tidak licin untuk menghindari kecelakaan.
Hal yang Sering Terlewat Saat Membangun Tangga Beton
Meskipun kelihatannya sederhana, membangun tangga beton yang benar seringkali diwarnai dengan kesalahan teknis yang berakibat serius. Berikut beberapa hal yang sering terlewat
- Tidak menghitung tinggi anak tangga dengan benar
- Desain tangga tidak mempertimbangkan ruang gerak
- Tidak menyiapkan pondasi tangga dengan kokoh
- Bekisting tidak rata sehingga tangga melengkung
- Pemasangan tulangan asal-asalan
- Permukaan tangga licin dan membahayakan pengguna
Hal-hal ini bisa menyebabkan kerusakan struktural atau bahkan membahayakan penghuni rumah. Maka dari itu, penting untuk mempercayakan pengerjaan tangga kepada ahlinya seperti tim dari KBA Renovasi.
Kesimpulan
Membangun tangga beton tidak bisa dilakukan asal jadi. Perlu perhitungan yang presisi, pemilihan material berkualitas, serta teknik pengerjaan yang tepat. Mulai dari perencanaan tinggi dan lebar anak tangga, pemilihan besi tulangan, hingga proses pengecoran dan finishing, semuanya harus dilakukan dengan detail agar hasilnya maksimal dan tahan lama.
Jika kamu ingin membangun atau merenovasi tangga beton rumahmu, KBA Renovasi siap membantu dari tahap perencanaan hingga eksekusi. Dengan tim profesional dan berpengalaman, kami pastikan setiap tangga yang kami bangun tidak hanya kuat dan aman, tapi juga estetis dan nyaman digunakan. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis dan wujudkan rumah impianmu bersama KBA Renovasi.